Breaking News

Home / Pemerintah

Senin, 1 Juni 2026 - 04:34 WIB

Sekda Aceh Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Pancasila Fondasi Perdamaian Dunia

Ksnnews.net|BANDA ACEH โ€“ Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Gubernur Aceh, Senin (1/6/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), serta aparatur sipil negara (ASN) dari perwakilan setiap SKPA dan Korps Musik TNI Kodam Iskandar Muda.

Dalam kesempatan tersebut, M. Nasir membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Dalam amanatnya, ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema โ€œPancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.โ€ Tema tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban bagi terwujudnya perdamaian dunia yang berkelanjutan.

Dalam amanat tersebut disebutkan, Pancasila telah terbukti menjadi โ€œbintang penuntunโ€ yang menjaga Indonesia tetap kokoh di tengah berbagai tantangan global. Keberagaman yang terdiri dari lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnis mampu dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan melalui nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

โ€œPancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik,โ€ demikian kutipan amanat yang dibacakan Sekda Aceh.

Baca Juga:  โ€ŽReformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Selain itu, Indonesia juga dinilai memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945. Nilai musyawarah dan mufakat yang menjadi bagian dari Pancasila disebut sebagai instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan meredam konflik.

Amanat tersebut juga menyoroti kontribusi Indonesia dalam berbagai misi perdamaian dunia, termasuk keterlibatan pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih terjajah.

Di akhir amanat, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, diajak menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

โ€œMari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, kuat dalam persatuan, dan kokoh karena nilai-nilai kemanusiaannya,โ€ ujar M. Nasir saat membacakan amanat tersebut.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Aceh berlangsung tertib dan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan serta pengamalan nilai-nilai Pancasila di tengah dinamika perkembangan zaman dan tantangan global yang terus berkembang.[]

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Sekda Aceh Apresiasi Universitas Almuslim, Tegaskan Mahasiswa Berorganisasi Tetap Bisa Berprestasi

Pemerintah

โ€ŽSekda Aceh Terima Audiensi Mahasiswa, Paparkan Capaian dan Percepatan Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

Pemerintah

Wagub Aceh Silaturrahmi dengan Abu Paya Pasi, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

Pemerintah

Sekda Aceh: Suara Anak Penting untuk Pembangunan Aceh Kedepan

Pemerintah

Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur

Pemerintah

Pemerintah Aceh Pacu Pemulihan Sawah Terdampak Bencana Hidrometeorogi

Pemerintah

Penanganan Bencana, Sekda Nasir: Huntara Capai 99 Persen, dan Tren Positif Pemulihan Infrastruktur

Pemerintah

Mualem Bagikan Uang Meugang dari Dana Pribadi, Seribuan Warga Datangi Meuligoe Gubernur Aceh