Breaking News

Home / TNI/POLRI

Senin, 22 Juni 2026 - 03:36 WIB

Kejuaraan Pencak Silat Piala Kapolres Aceh Tengah Resmi Ditutup, Lahirkan Atlet Muda Berprestasi dan Pererat Persaudaraan di Bumi Gayo

Ksnnews.net|Takengon – Kejuaraan Pencak Silat Piala Kapolres Aceh Tengah Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 resmi ditutup pada Minggu (21/6/2026) di Gedung Olahraga (GOR) Gentala, Kampung Merah Mersa, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah.

Penutupan kejuaraan yang berlangsung meriah tersebut dilakukan langsung oleh Wakapolres Aceh Tengah, Kompol Samsir, S.H., mewakili Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., Kegiatan turut dihadiri unsur Dispora Aceh Tengah, KONI Aceh Tengah, tokoh pemuda, jajaran Polres Aceh Tengah, para wasit dan juri, serta ratusan atlet pencak silat dari Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues.

Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari sejak 19 hingga 21 Juni 2026 itu menjadi ajang pembinaan sekaligus kompetisi bagi para pesilat muda tingkat SD/MI. Selain memperebutkan gelar juara, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan persaudaraan antarperguruan silat di wilayah Dataran Tinggi Gayo.

Ketua Panitia, Irmi Bukit, S.Pd.I., M.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa pencak silat merupakan warisan budaya bangsa yang tidak hanya mengajarkan kemampuan bela diri, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, mental tangguh, serta nilai-nilai persaudaraan.

“Kejuaraan ini kami selenggarakan sebagai sarana pembinaan atlet usia dini dan remaja, sekaligus untuk menjaring bibit-bibit pesilat berbakat yang nantinya dapat mengharumkan daerah di berbagai ajang olahraga,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Aceh Tengah beserta seluruh jajaran, Pemerintah Daerah, IPSI, sponsor, serta seluruh panitia yang telah mendukung dan menyukseskan pelaksanaan kejuaraan.

Dalam sambutannya saat menutup kegiatan, Wakapolres, Kompol Samsir, S.H., menyampaikan bahwa kejuaraan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui kegiatan positif dan prestasi olahraga.

Menurutnya, seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas. Para atlet telah menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus memperlihatkan semangat persaudaraan yang menjadi ruh dari olahraga pencak silat.

Baca Juga:  Ops Antik Mahakam 2026: Timsus Ditresnarkoba Polda Kaltim Tangkap Dua Pelaku Peredaran Sabu Jaringan Kutai Timur

“Kejuaraan ini bukan hanya tentang mencari juara, tetapi juga membangun karakter, mental bertanding yang kuat, kedisiplinan, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas kepada generasi muda,” ujar Kompol Syamsir.

Ia menilai kualitas pertandingan yang ditampilkan para pesilat selama tiga hari pelaksanaan sangat baik. Banyak atlet potensial yang diyakini mampu berkembang dan dipersiapkan untuk mengikuti ajang yang lebih tinggi, termasuk PORA 2027 hingga Pekan Olahraga Nasional (PON) di masa mendatang.

“Potensi atlet-atlet dari Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues sangat menjanjikan. Mereka perlu terus dibina agar mampu bersaing di tingkat provinsi bahkan nasional,” tambahnya.

Kejuaraan yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat. Melalui kegiatan olahraga dan pembinaan generasi muda, Polres Aceh Tengah terus berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Berdasarkan hasil akhir perolehan medali, Kontingen Bener Meriah tampil sebagai peraih medali terbanyak dengan raihan 12 medali emas, 4 perak, dan 8 perunggu. Sementara Perguruan Tapak Suci Aceh Tengah juga menunjukkan prestasi membanggakan dengan meraih 5 medali emas, 7 perak, dan 4 perunggu.

Selain itu, sejumlah perguruan dan kontingen lainnya turut menorehkan prestasi, di antaranya Gayo Lues, MP Aceh Tengah, Persinas Aceh Tengah, Tunas Nusantara, PSHT Aceh Tengah, Kilat Barat, SMI, Tari Guel Aceh Tengah, dan BS Melati.

Kegiatan penutupan berakhir sekitar pukul 14.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Kejuaraan ini diharapkan menjadi momentum lahirnya atlet-atlet pencak silat berprestasi sekaligus memperkuat persatuan dan persaudaraan antarperguruan silat di wilayah Aceh Tengah dan sekitarnya.

Share :

Baca Juga

TNI/POLRI

Polsek Bintang Aceh Tengah Amankan Perbaikan Jembatan Darurat di Bale Nosar Pasca Longsor

TNI/POLRI

Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Kumbang Jaya Kab. Agara

TNI/POLRI

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Aceh Tenggara Capai 17,24 Persen, Sinergi TNI dan Masyarakat Kian Solid

TNI/POLRI

Kodim 0116/Nara Bersama Personel YTP 856 Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Penghubung Dua Desa di Nagan Raya

TNI/POLRI

Kapolres Aceh Tengah Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Polri Hadir Mengabdi dan Bekerja untuk Masyarakat

TNI/POLRI

Kapolda Aceh Ajak Polwan Perkuat Integritas dan Pengabdian di Hari Jadi ke-78

TNI/POLRI

TMMD 129 Bangun Rumah, Siapkan Kehidupan yang Lebih Mandiri

TNI/POLRI

Kapolres Aceh Tengah Pimpin Korp Raport Kenaikan Pangkat 86 Personel, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Prima