Breaking News

Home / Berita

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:54 WIB

‎Pemotongan Jasa Medis Diterpa Puluhan Pegawai Dan P3K RSUDZA.

‎ksnnews.net|Banda Aceh — Pemotongan upah/ jasa sering kali dikaitkan dengan situasi darurat yang memaksa pemerintah mengambil langkah penyelamatan. Hanya harapan sederhana yaitu pelayanan tetap berputar tanpa harus mengorbankan keberlangsungan hubungan kerja.

‎Namun persoalan menjadi pelik ketika pemerintah melakukan pemotongan upah secara sepihak, tanpa kesepakatan pekerja dan tanpa bukti pendukung mengenai kondisi keuangan yang disebut memburuk dan berdampak juga dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

‎Kini RSUDZA diterpa Isu hangat dikalangan pegawai dan pppk mengalami pemotongan jasa medis tanpa sebab yang jelas dan nominal dana bervariasi.

‎Pemotongan tersebut sekitaran 1-8 juta bagi pegawai negeri dan pppk mulai 800-1,5 juta.

‎Salah satu pegawai menyayangkan kejadian ini kerena tanpa adanya pemberitahuan dan sebab pasti terjadi pemotongan tersebut. Takut kejadian ini akan berimbas menurunnya kwalitas pelayanan kesehatan juga.

Baca Juga:  Hotman Paris Puji Ketegasan Prabowo di Kasus Febrie Adriansyah

Seluruh pegawai harapkan dan mohon kepada Bapak Gubernur agar melakukan evaluasi manajemen rumah sakit zainal abidin.

Share :

Baca Juga

Berita

Perkuat Koordinasi, Ketua PW IWO Aceh Lakukan Pertemuan dengan Sekjen PP IWO

Berita

Mengenal T. Rival Amiruddin, Dari Sopir Labi-Labi Jadi Pengusaha Sukses

Berita

Wakil Ketua DPRA Salihin, S.H., Desak Menteri Pekerjaan Umum (PU) Segera Copot Kepala Balai BPJN Aceh.

Berita

Eks Kombatan GAM Geumpang Ramai-Ramai Merapat ke PSI

Berita

Illiza Pimpin Apel Pencanangan Sensus Ekonomi 2026

Berita

Illiza Launching Dakwah Umum Kolaborasi

Berita

PW IWO Aceh Gelar Tradisi Meugang untuk Anggota Jelang IdulAdha

Berita

Eks Kombatan GAM Tripoli Libya Pimpin PSI Pidie,