Breaking News

Home / Berita

Kamis, 10 September 2026 - 06:25 WIB

Ketua DPRK Aceh Besar Dukung Kehadiran SMSI, Dorong Pers Profesional dan Bertanggung Jawab

Ksnnews.net|ACEH BESAR – Ketua DPRK Aceh Besar, Abdul Mufti, A.Md., menyambut positif kehadiran Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Aceh Besar dan berharap organisasi perusahaan media siber tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan pers serta penyebaran informasi pembangunan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Abdul Mufti saat menerima silaturahmi jajaran Pengurus SMSI Aceh Besar di Sentra Kupi, kawasan Lampenerut, Aceh Besar, Rabu (9/9/2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Silaturahmi tersebut menjadi momentum bagi jajaran SMSI Aceh Besar untuk memperkenalkan kepengurusan sekaligus membangun komunikasi dan sinergi dengan lembaga legislatif daerah.

Ketua SMSI Aceh Besar, Zulfikar, mengatakan silaturahmi tersebut merupakan langkah awal setelah pihaknya menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari SMSI Provinsi Aceh.

“Silaturahmi ini merupakan langkah awal kami untuk membangun komunikasi dan sinergi yang baik dengan seluruh stakeholder, termasuk DPRK Aceh Besar. SMSI juga berkomitmen mendorong perusahaan media siber agar semakin profesional dan bertanggung jawab,” ujar Zulfikar.

Menurutnya, keberadaan SMSI Aceh Besar diharapkan dapat menjadi wadah bagi perusahaan media siber untuk meningkatkan profesionalisme, memperkuat tata kelola perusahaan pers, serta mendorong terciptanya pemberitaan yang informatif, berimbang dan bertanggung jawab.

Zulfikar menyampaikan, SMSI Aceh Besar dalam waktu dekat akan melaksanakan pelantikan pengurus masa bakti 2026–2029. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada pertengahan Oktober 2026.

Baca Juga:  NgoPI Disertasi Edisi ke-63 Program Doktor Fiqh Modern UIN Ar-Raniry Bahas Rekonstruksi Model Restorative Policing Berbasis Maqashid al-Syari'ah

“Kami berharap DPRK Aceh Besar dapat memberikan dukungan terhadap agenda pelantikan tersebut. Yang lebih penting, ke depan kita dapat membangun kerja sama dan komunikasi yang baik dalam memperkuat ekosistem media serta komunikasi publik di Aceh Besar,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRK Aceh Besar, Abdul Mufti, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya SMSI Aceh Besar.

“Kami menyambut baik terbentuknya SMSI Aceh Besar. Semoga sinergi antara media, DPRK dan Pemerintah Aceh Besar semakin baik ke depan,” ujar Abdul Mufti.

Ia menilai media memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Media, kata dia, tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi pembangunan dan kebijakan pemerintah, tetapi juga menjadi sarana untuk menyuarakan aspirasi masyarakat.

Karena itu, Abdul Mufti berharap SMSI Aceh Besar dapat menjalankan perannya dengan mengedepankan profesionalisme, independensi dan tanggung jawab dalam menyajikan informasi kepada publik.

Silaturahmi tersebut turut dihadiri Sekretaris SMSI Aceh Besar, Sadhali, S.Pd., dan Bendahara SMSI Aceh Besar, Azhari Usman.

SMSI Aceh Besar berkomitmen membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, legislatif, dunia usaha serta masyarakat. Komitmen tersebut diarahkan untuk mendorong terciptanya perusahaan pers yang profesional sekaligus menghadirkan pemberitaan yang informatif, berimbang dan bertanggung jawab bagi masyarakat Aceh Besar. (*)

 

Share :

Baca Juga

Berita

Eggi Sudjana Bangga dengan Prabowo soal Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

Berita

SMSI Aceh Besar Gelar Rapat Perdana, Matangkan Persiapan Pelantikan Pengurus 2026–2029

Berita

PW IWO Aceh Gelar Tradisi Meugang untuk Anggota Jelang IdulAdha

Berita

Ketua DPW PSI Aceh Silaturahmi ke Abiya Jeunib, Bahas Program untuk Duafa dan Anak Yatim

Berita

DPD PSI Pidie Konsolidasi Pengurus 23 Kecamatan, Perkuat Struktur Partai

Berita

Dinas Peternakan Aceh Jamin Kualitas Hewan Kurban untuk Meugang dan Idul adha

Berita

Ratusan massa hadiri acara roadshow DPW PSI Aceh di Aceh Barat Daya

Berita

NgoPI Disertasi Edisi ke-63 Program Doktor Fiqh Modern UIN Ar-Raniry Bahas Rekonstruksi Model Restorative Policing Berbasis Maqashid al-Syari’ah