Breaking News

Home / Pemko

Minggu, 25 Oktober 2026 - 04:17 WIB

Kualitas Udara Banda Aceh Masuk Zona Oranye Akibat (Karhutla) Walikota Banda Aceh Warga Diminta Mengunakan Masker

‎Ksnews.net|Banda Aceh — Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul memburuknya kualitas udara di ibu kota Provinsi Aceh akibat sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Warga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah serta mengurangi kegiatan di luar ruangan guna meminimalkan risiko gangguan kesehatan.

Illiza mengatakan, Pemerintah Kota Banda Aceh terus memantau perkembangan kualitas udara yang menunjukkan penurunan. Berdasarkan pemantauan pemerintah, kondisi udara yang sebelumnya berada pada zona kuning kini telah bergeser ke zona oranye, yang menandakan kualitas udara tidak sehat dan perlu diwaspadai masyarakat.

“Kita sudah memantau kondisi udara kita, kemarin masih kuning dan ini sudah posisi di zona oranye, menandakan udara kita sudah tidak sehat,” kata Illiza seusai membuka konsultasi publik dokumen Rencana Aksi Daerah Gender dan Perubahan Iklim di Muraya Hotel, Banda Aceh, Jumat (16/10/2026).

Menurut Illiza, meluasnya dampak asap karhutla hingga Banda Aceh menjadi kondisi yang harus segera diantisipasi. Pemerintah kota berencana menggelar rapat bersama organisasi perangkat daerah (OPD) untuk membahas langkah penanganan, kesiapan pelayanan kesehatan, serta penyampaian informasi kepada masyarakat agar risiko paparan asap dapat ditekan.

‎Ia secara khusus mengingatkan warga yang memiliki riwayat infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), anak-anak yang rentan mengalami sesak napas, serta kelompok masyarakat yang sensitif terhadap polusi udara agar lebih berhati-hati. Warga yang harus beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan masker yang sesuai dan segera mengurangi paparan apabila kondisi udara mulai mengganggu kesehatan.

Baca Juga:  Illiza Buka Koetaradja Archery IV Piala Wali Kota Banda Aceh

Illiza menegaskan, pemerintah akan terus mengevaluasi perkembangan kualitas udara sebelum menentukan langkah lanjutan. Apabila kondisi semakin memburuk, masyarakat akan diimbau lebih banyak beraktivitas di dalam rumah. Pemerintah kota juga mempertimbangkan penerapan bekerja dari rumah (work from home/WFH) bagi aparatur serta pembelajaran dari rumah bagi siswa jika tingkat risiko udara terus meningkat.

“Kalau semakin parah, kita berharap masyarakat kita lebih banyak berada dalam rumah. Kemudian kalau aktivitas di luar harus menggunakan masker. Kami akan terus memantau jika ini terus meningkat, kita akan WFH, sekolah dari rumah saja,” ujarnya.

‎Selain langkah pencegahan di lingkungan masyarakat, Pemko Banda Aceh juga akan membahas kesiapan rumah sakit dan instansi terkait dalam menghadapi kemungkinan meningkatnya keluhan kesehatan akibat paparan asap. Koordinasi ini dinilai penting agar pelayanan kesehatan tetap siap apabila jumlah warga yang mengalami gangguan pernapasan bertambah.

Pemerintah Kota Banda Aceh mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tetapi tidak mengabaikan kondisi udara. Warga diharapkan mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara, menggunakan masker saat diperlukan, membatasi aktivitas luar ruangan, serta menjaga kelompok rentan. Langkah antisipasi sejak dini diharapkan dapat membantu melindungi kesehatan masyarakat sambil menunggu perkembangan kondisi asap karhutla.

Share :

Baca Juga

Pemko

Antisipasi Kabut Asap, Pemko Banda Aceh Siagakan Puskesmas 24 Jam

Pemko

Wali Kota Banda Aceh Dukung Penuh P3SPS Aceh, Siap Bersinergi Awasi Konten Digital

Pemko

Olah Raga Panahan Pidie Borong 15 Medali di Piala Wali Kota Banda Aceh 2026

Pemko

Wali Kota Banda Aceh Usulkan Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi

Pemko

Akun TikTok Catut Nama Wali Kota Banda Aceh, Pemko Tegaskan Hoaks

Pemko

Illiza: Kurikulum Banda Aceh Academy Harus Sesuai Kebutuhan Dunia Kerja

Pemko

Wali Kota Banda Aceh Hadiri Gala Dinner Rakernas APEKSI XVIII di Medan

Pemko

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, BKPSDM Kota Banda Aceh Gelar Pelatihan Service Excellent bagi 60 ASN